Click here for Myspace Layouts

Sabtu, 04 September 2010

Shakugan No Shana Caracter!!!

 Huhuhu,,,,konbanwa minna-san....doomo arigato gozaimasu..kalian udah mau tau kelanjutan cerita dari Shakugan no Shana selanjutnya....disini aku bakal kasih tw karakter dari setiap pemainnya...O'ia..Shakugan ada 3 season lho...wuih...aku kira man ada 1...tau-taunya ada 3 toh...dan aku cari-cari yang 3 nya ternyata blom ada....yang ada baru teseaternya doank...dan disini pula aku bagi siapapun yang ingin melihat  openingnya..kalian bisa lihat disini.....
 Shakugan no Shana

Dan inilah setiap karekter tokoh dari anime Shakugan No Shana

  • SHANA
    Sejak lahir, Shana dibesarkan dalam hôgu raksasa berbentuk kastil yang mengapung di udara dan terpisah dengan dunia luar, Tendokyu. Ia tidak memiliki nama. Nama Shana yang disandangnya saat ini adalah pemberian Yuji, diambil dari nama pedang Nietono no Shana miliknya. Tidak terbiasa dengan dunia manusia, sifat Shana selalu tampak ketus dan tidak pedulian. Memanggil orang lebih tua pun hanya dengan nama, atau kadang-kadang 'kamu' saja.
  • SAKAI YUJI
    Awalnya sulit dan berat bagi Yuji untuk menerima kenyataan bahwa dunianya telah jungkir balik akibat ulah Tomogara. Walau pernah mengalahkan Wirhelmina, ia takut pada wanita itu dan selalu bersikap amat sopan di hadapannya. Hôgu di tubuhnya adalah Reiji no Maigo yang menyimpan jiwa seorang Mistes bernama Johan. Permasalahan terbesar yang ditimbulkan oleh hôgu ini adalah kekasih Johan, Filleth yang hingga saat ini masih terus mencari keberadaan Reiji no Maigo.
  • ALASTOR
    Dikenal juga sebagai Tenbatsu no Majin atau Tenbatsu Gurui yang merupakan Dewa yang menjatuhkan hukuman di Guze. Memiliki sosok asli raksasa api bersayap dan bertanduk. Alastor bersikap keras dan tegas terhadap semua orang, tapi sebenarnya sangat memperhatikan orang-orang yang dekat dengannya. Ia menganggap Shana sebagai putrinya dan tidak jarang ia kesal pada Yuji yang menurutnya sering membuat hati Shana goyah. Satu-satunya momen di mana ia pernah panik adalah ketika Wirhelmina [dengan sengaja] melantunkan lagu cinta gubahan kekasihnya di hadapan Shana. Alastor adalah orang yang paling kehilangan saat Mathilde gugur. Tetapi ia tidak menyesalinya, karena bagi Alastor, hingga saat inipun Mathilde Saint-Omer hidup dalam dirinya.
  • MARGERY DAW
    Salah seorang Flame Haze yang bergerak hanya dengan landasan kebencian. Wanita seksi yang punya hobi minum sampai mabuk ini selalu membantai tiap tomogara yang ia temui tanpa ampun karena masa lalunya yang pahit. Di kalangan Flame Haze sekalipun ia dikenal sebagai orang berbahaya yang gila pertempuran. Ia tidak menyukai Shana [begitu juga sebaliknya], tapi bukan berarti membencinya. Sepertinya ia cukup dekat dengan Wirhelmina. Tujuan utamanya adalah memburu dan membunuh tomogara misterius yang memiliki warna api perak. Dua orang teman sekelas Yuji, Tanaka Eita dan Sato Keisaku secara kebetulan mengenalnya kemudian menjadi semacam anak buah baginya. Keduanya menghormati Margery walau lebih memilih untuk menarik diri tiap kali wanita itu mabuk.
  • MARCOSIAS
    Guze no Oh yang memiliki warna api ultramarine ini mengambil wujud sebuah buku besar sebagai Jinkinya. Sikapnya selalu seenaknya dan punya suara tawa yang memuakkan. Kalau dia sudah mulai tertawa sambil berkoar-koar, biasanya Margery akan langsung mengayunkan tinju untuk menyuruhnya diam. Di balik semua sikap ngaconya, Marco sangat memperhatikan dan menyayangi Flame Hazenya. Ketika Margery terluka saat melawan Shana, ia mengamuk dan muncul dalam wujud aslinya, peduli amat dengan segala aturan dan keseimbangan dunia.
  • KHAMSIN NBH’W
    Salah seorang Flame Haze tertua yang mengikat ‘kontrak’ dengan Behemoth saat beranjak remaja. Ada yang mengatakan kalau dia sebenarnya adalah Pharaoh karena nama dan penampilan fisiknya yang seperti orang timur tengah, dan ia memang dulunya seorang pangeran, walau tidak pernah disinggung dengan jelas mengenai itu. Ia menerima tawaran Behemoth dan menjadi Flame Haze demi menyelamatkan negerinya dari serangan monster. Ironisnya ketika ia pulang setelah membantai monster yang bersangkutan, tak ada lagi yang mengenal dirinya. Tidak seperti Flame Haze pada umumnya, tubuh Khamsin penuh bekas luka, bukti pertarungannya selama ini. Ia sengaja tidak menghapusnya karena paling tidak ingin menjadikannya sebagai bukti eksistensinya. Selalu berbicara menggunakan keigo [bahasa sopan] terhadap siapapun, dan tidak pernah protes sekalipun dipanggil ‘Kakek’.
  • BEHEMOTH
    Warna apinya coklat. Sama seperti Khamsin, sikapnya kalem dan gaya bicaranya seperti kakek-kakek. Hubungannya dengan Flame Hazenya sangat dekat, dan bukan hanya karena mereka telah bersama sekian lama. Saat ini, ia dan Khamsin lebih berperan sebagai penyelaras yang bertugas ‘memperbaiki’ tempat yang pernah mendapat serangan hebat dari tomogara.
  • WIRHELMINA CARMEL
    Datar. Itulah Wirhelmina. Wajahnya yang selalu tanpa ekspresi menyembunyikan sosok wanita lembut yang sangat menyayangi Shana. Jika Alastor adalah ayah, maka Wirhelmina bisa dibilang merupakan sosok ibu bagi Shana. Pada masa perang, ia menjadi musuh besar dari partner Merihim, Illuyankas. Wanita cantik yang kadang dipanggil Hime [putri] oleh Tiamat ini tidak menyukai Yuji dan pernah nyaris membunuhnya. Setelah sedikit ribut-ribut di sana-sini, akhirnya ia mau memberi kesempatan pada Mistes itu walau tetap saja tidak menyukainya. Saat ini ia tinggal bersama Shana di rumah keluarga Hirai dan menawarkan diri untuk mengawasi latihan Shana dan Shuji. Menggunakan pita sebagai senjatanya, dan walau tidak terlalu kuat, meremehkannya bisa berarti kematian karena sejak masa perang, ia terkenal dengan julukan Kagen to Sengi Muso, seorang Flame Haze yang patut disejajarkan dengan Mathilde.
  • TIAMAT
    Berwujud tiara pada masa perang, kemudian menjadi head dress ketika Wirhelmina mengganti penampilannya dengan baju maid [persis setelah wanita itu memungut Shana]. Dalam pertempuran, wujudnya berubah menjadi topeng rubah dengan surai yang lebat. Tiamat adalah seorang wanita yang tidak jauh beda dinginnya dengan Wirhelmina. Kata-kata yang diucapkannya selalu singkat, padat dan jelas [dalam novel, ucapannya hanya terdiri dari huruf kanji dan tidak pernah lebih dari 5 huruf]. Walau kaku, ia paling paham tentang Flame Hazenya, dan kadang-kadang bisa kompak jayuz juga. Kalau komentar tak berperasaannya sudah keluar, biasanya Wirhelmina akan langsung menghantamnya.
  • MERIHIM
    Salah seorang Guze no Oh yang berada di pihak Azis saat perang besar. Wajahnya tampan dan memiliki warna api yang paling indah; pelangi. Ia mencintai Mathilde dan sama sekali tidak malu-malu untuk menyatakannya sekalipun mereka berdua tengah bertarung mempertaruhkan nyawa. Tak heran kalau Alastor sangat membencinya. Pada akhirnya ia kalah dan Mathilde memintanya untuk berjanji tiga hal; jangan makan manusia lagi, jangan membuat kacau dunia manusia lagi, dan didik pengganti dirinya suatu saat nanti agar menjadi Flame Haze yang hebat. Ketika Mathilde tewas, Merihim memenuhi sumpahnya pada wanita itu dan berubah wujud menjadi tengkorak putih agar tidak membutuhkan kekuatan eksistensi lagi. Shana mengenalnya sebagai Shiro, guru bertarungnya.
  • MATHILDE SAINT-OMER
    Flame Haze Alastor di masa lalu. Mathilde dikatakan sebagai anomali dalam Flame Haze karena mengatakan dirinya bahagia menjadi orang yang hidup hanya demi membantai tomogara. Ia bahagia dengan kenyataan dirinya ‘bisa bertarung’. Satu-satunya pria yang memahami dan kemudian menjalin cinta dengannya adalah Alastor. Wirhelmina dan Tiamat, walau tidak mengerti jalan pikirannya, adalah satu-satunya yang mau menerima dirinya, menjadikan mereka satu-satunya pihak yang bisa disebut sahabat oleh Mathilde. Mathilde terluka parah di penghujung perang besar dan menyadari tubuhnya tidak akan bisa bertahan, ia mengerahkan Tenpa Jyosai untuk menghancurkan Azis, yang kemudian merenggut nyawanya sendiri. Mathilde menutup mata di tengah kobaran api yang merupakan wujud asli Alastor sambil melantunkan lagu cinta yang dibuatnya untuk pria itu.

Daftar istilah

  • Guze
    Dunia yang bersebelahan dengan dunia manusia, tapi tidak mungkin bisa ‘berjalan’ bersama.
  • Tomogara
    Sebutan umum untuk penghuni Guze. Tiap tomogara memiliki warna api yang berbeda-beda sebagai identitas diri.
  • Guze no Oh
    Gelar untuk tomogara yang memiliki kekuatan besar. Sebagian besar Guze no Oh tidak menyukai ulah tomogara yang mengacaukan keseimbangan Guze dan dunia manusia dan mengikat ‘kontrak’ dengan manusia yang kemudian menjadi Flame Haze. Guze no Oh yang tidak memiliki Flame Haze biasanya disebut tomogara saja.
  • Flame Haze
    Manusia yang mengikat ‘kontrak’ dengan Guze no Oh. Kebanyakan dari mereka sebenarnya sudah mati dan menjadi Flame Haze karena dendam dan kemarahan terhadap tomogara. Begitu menjadi Flame Haze, manusia itu akan kehilangan kehilangan segala hal yang dimiliki manusia normal. Sepanjang sejarah, hanya ada satu orang yang bahagia karena bisa menjadi Flame Haze; Mathilde Saint-Omer.
  • Torch
    Sisa-sisa manusia yang dimakan tomogara. Diciptakan agar dunia manusia bisa menyesuaikan diri dengan ‘kehilangan’nya.
  • Fuzetsu
    Semacam kekkai (pelindung) yang biasa dikeluarkan oleh tomogara atau Flame Haze jika mereka ingin bertarung. Prinsip kerjanya adalah ‘membuat sebuah dunia yang tidak berhubungan dengan dunia luar’. Tiap tomogara dan Flame Haze punya Fuzetsu dengan keistimewaan tersendiri.
  • Jizaiho
    Kira-kira sama dengan ‘sihir’ untuk para tomogara. Tapi sumber kekuatannya adalah sonzai no chikara [bukan mana seperti sihir pada umumnya].
  • Hogu
    Harta karun ciptaan tomogara yang memiliki kekuatan istimewa. Sering disimpan di dalam Torch yang kemudian membuat Torch itu disebut Mistes. Rare item kalau di game.
  • Jinki
    Wadah yang dipakai para Guze no Oh untuk bisa berkomunikasi dengan manusia atau Flame Haze. Bentuknya bervariasi, tergantung tiap Guze no Oh.
  • Rinne
    Sebutan untuk "anak buah" tomogara
  • Tenpa Josai
    ‘Ritual’ untuk memanggil wujud asli Alastor ke dunia manusia. Tidak memakan kekuatan eksistensi melainkan mengorbankan tomogara yang ada di dekatnya. Hanya Alastor yang mampu melakukan ini karena ia adalah salah seorang dewa Guze.

Pranala luar

Sumber

Deskripsi di atas dari artikel Wikipedia Shakugan no Shana, berlisensi CC-BY-SA, daftar lengkap kontributor di sini. Halaman Komunitas tidak tergabung dengan, atau didukung oleh, siapa pun yang terkait dengan topik tersebut.
 
___________________
____________________________
_______________________
Yuup...akhiRnya selesai juga....perkenalan yang telah ku lakukan dari setiap tokoh yang ada di film dengan judul Shagukan No Shana tersebut...bagi kalian yang pencinta Anime lainnya...tunggu kedatanganku di lain waktu saat aku kembali..Sayonara..n see u next TIME...

*******************************

Shakugan no shana!!!


Konichi wa...minna-sn??ogenki desuka?
hajimimashite watasi wa Valareo Desu...^_^
Welcome...in my world in anime world...yeah..disini aku mo ngepost tentang anime..atou apalah yang berkaitan dengan ntu..hehehehe...yeah, sekarang aku akan memberitahukan kepada kalian semua sebuah film dari jepang dengan judul "Shakugan no shana"...dan inilah ceritanay...ckckckc
________________________________
________________________________




Mugen no Toki ga kodou o tome hito wa oto mo naku enjou suru
Dare hitori kizuku mono mo naku sekai wa hazure guze no honnou ni tsutsumareru

[Infinite time stopped beating it's heart and humans burnt away without making any noise]
[no one person notices as the world become dislocated and is covered in the Flame of Guze]
 

Anime diawali tentang cerita Seorang Sakai Yuuji, tentang mengapa ia terseret ke dalam masalah yang belum dipahaminya dan mengapa bisa menjadi begitu. Secara singkat ini adalah cerita Yuuji ketika ia tanpa sengaja masuk kedalam fuzetsu yang dibuat oleh rinne berbentuk bayi raksasa di tengah kota dan menemukan dirinya bisa bergerak sedangkan orang lain tidak. Saat dia menyaksikan rinne memakani sonzai no chikara dari orang-orang itu, Yuuji dengan kebingungan berteriak untuk menghentikannya dan menarik perhatian rinne tersebut yang segera menyadari bahwa Yuuji adalah seorang mistess dengan hougu dalam tubuhnya yang membuat dia bisa bergerak dalam fuzetsu. Rinne itu langsung menyerang yuuji, dan saat Yuuji tertangkap dan hampir dimakan, datanglah seorang Flame Haze dengan mata dan rambut panjang yang bersinar merah, langsung menghabisi rinne dengan pedangnya. "I keep thinking what if I don't ever go to that CD store that day, 'cause that time, my life changes forever…" said Yuuji.

Kemudian cerita agak mundur pada saat yuuji baru masuk sekolah SMA di pagi itu, dan bertemu dengan sahabat baiknya, Ike. Saat pulang sekolah dia tidak bersama Ike karena ike bilang dia akan pergi les setelah pulang sekolah. Yuuji akhirnya memutuskan untuk pergi ke toko CD untuk melihat CD musik terbaru. Di toko CD itu tanpa sengaja ia bertemu dengan teman sekolahnya, anak perempuan bernama Hirai Yukari, yang sebenarnya suka dengan Ike. Dia agak malu-malu saat bertanya pada Yuuji apakah Ike sudah punya pacar, dan tentu saja senang saat mendengar Ike belum punya pacar. Yuuji bisa melihat semua itu dan tentu saja ia ikut senang untuk Ike. Saat ia berpisah dengan Yukari di depan CD store, Yuuji merasakan sesuatu yang tidak beres, perasaan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Tiba-tiba saja dia sudah berada dalam fuzetsu, selanjutnya seperti opening animenya, Yuuji diselamatkan oleh Flame Haze cewek yang hanya dipanggil Enpatsu Shakugan no Uchite yang memakai kalung cocytus yang sebenarnya adalah Jinki seorang Guze no Oh yang bernama Tenjyo no Goka Alastor yang merupakan partner Enpatsu Shakugan no Uchite. Saat itu yuuji diincar oleh rinne dengan bentuknya yang sebenarnya dan berusaha mengambil Hougu dengan merogoh badan Yuuji, tanpa ragu Flame Haze tadi langsung menebas pundak yuuji, sehingga rinne tadi kembali ke wujud aslinya dan pundak yuuji sebelah kiri terbelah sampai ke dada. Tentu saja Yuuji panik, akhirnya Flame Haze tadi mengembalikannya seperti semula beserta kerusakan yang terjadi dalam fuzetsu ketika dia bertarung dengan rinne. Rinne yang dilawannya berhasil melarikan diri, tetapi ia menyebut adanya tomogara kuat yang berada di balik serangan rinne tadi.

Flame haze pergi untuk berlalu, tetapi Yuuji dengan rasa penuh keingintahuan
mengejarnya dan meminta penjelasan tentang apa yang terjadi. Flame Haze itu menunjukkan apa yang terjadi pada orang - orang yang ada di sekeliling Yuuji. Yuuji melihat adanya nyala api dalam tubuh sebagian orang, ada yang masih besar dan ada yang kecil nyala apinya. Yuuji menyaksikan saat api dalam tubuh seseorang itu padam, dan tak ada seorangpun disekeliling yang mempedulikannya, seakan menghilang begitu saja. Barulah diceritakan mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata di sebelah dunia manusia ada dunia yang disebut sebagai Guze, dengan penghuninya yang bernama Tomogara. Untuk hidup, tomogara harus menghisap Sonzai no Chikara (Kekuatan keberadaan) dari manusia. Manusia yang telah dimakan Sonzai no Chikaranya akan tertinggal sebagai torch (pelita/obor) yang suatu saat nyala apinya akan padam dan keberadaannya tidak akan pernah diingat oleh orang lain. Manusia yang masih "hidup" tidak akan terlihat nyala api dalam tubuhnya. Yuuji juga menyadari bahwa dirinya sekarang hanyalah tertinggal sebagai seorang Torch, karena Sonzai no Chikara dari Sakai Yuuji yang sebenarnya telah dimakan jauh di waktu sebelumnya. Flame Haze tadi juga mengatakan keberadaan Yuuji akan menghilang segera, karena itu tidak usah dipikirkan, karena memang begitulah adanya. Flame Haze ada untuk menjaga keseimbangan antara Dunia Guze dengan Dunia Manusia, dengan membasmi tomogara agar tidak terlalu banyak manusia yang menjadi torch yang merupakan keberadaan sementara yang diberikan oleh Flame Haze. Meskipun sementara, tak akan ada yang mengingatnya untuk selamanya.

Yuuji yang mengetahui kenyataan ini bersikeras untuk terus bertahan. Dia berkata bila dia menghilang, setidaknya harus ada yang mengingatnya. Akhirnya Yuuji menamai Flame Haze itu Shana, berdasarkan nama pedang yang selalu dibawanya, Nietono no Shana. Shana mengatakan pada Yuuji. "You're just a torch, as I'm just a Flame Haze. You have to accept that!" Yuuji berkata pada Shana,"I'm not just a torch, I will make everyone remember me, and I will satisfied. Even if I'm disappear, you, Shana will remember me". Ucapan Yuuji ini membingungkan Shana, sehingga dia menyebut Yuuji "Torch yang aneh". Tetapi dalam hatinya mulai ada perasaan manusiawi yang mulai tumbuh ketika itu.

Esok harinya, entah kenapa Yuuji belum menghilang. Ia pamitan pada ibunya dan pergi ke sekolah, di depan rumahnya ia bertemu Shana yang memutuskan untuk mengikuti Yuuji, karena ada kemungkinan tomogara akan datang mengincar hougu dalam tubuh yuuji. Shana melihat nyala api torch dalam tubuh Yuuji masih besar, jadi kemungkinan Yuuji tidak akan menghilang sekarang. Tanpa sengaja yuuji bertemu kembali dengan Hirai Yukari yang telah menjadi torch. Di kelas pun keberadaannya terasa semakin menghilang, Yuuji melihat nyala apinya hampir padam. Untuk membuat perasaan Yukari tidak sia-sia, ia mengajak Ike dan Yujari ke game center. Tapi saat itu ia bertemu kembali dengan Shana yang mengikutinya dan ia pun meninggalkan Yukari bersama Ike. Saat ia kembali, Yukari sudah tidak ada, Yuuji pergi mencarinya. Akhirnya, di depan mata Yuuji, nyala api dalam tubuh Yukari padam dan keberadaannya hilang begitu saja. Shana menangkap sisa-sisa nyala api dan berkata inilah takdir seorang torch.

Esok harinya Yuuji menemukan Shana ada di kelasnya sebagai Hirai Yukari, tentu saja membuat dia sangat marah karena ia berfikir Shana hanya mempermainkan keberadaan seorang Hirai Yukari, walaupun akhirnya ia tahu bahwa Shana melakukannya bukan karena ia mau, melainkan untuk mencari tomogara yang mengincar Yuuji. Tak disangka rinne kembali dan menyerang sekolah Yujii sehingga teman-teman Yuuji terluka parah walaupun Sonzai no Chikara milik mereka tidak dimakan tetapi karena mereka tidak bisa bergerak dalam Fuzetsu mereka menjadi terkena serangan rinne. Shana berniat menggunakan Sonzai no Chikara teman-teman Yuuji untuk memperbaiki kerusakan dan menyembuhkan yang lainya, tapi Yuuji berkeras agar Shana mempergunakan kekuatannya sebagai seorang torch dan mistess. Saat malam hari Alastor dan Shana menyadari bahwa dalam tubuh Yuuji ada sebuah Hougu istimewa yang bisa menyalakan kembali nyala api torch yang hampir padam. Terbukti saat nyala api torch dalam tubuh yuuji sangat kecil dan hampir padam karena kekuatannya digunakan untuk memperbaiki kerusakan akibat rinne, tiba-tiba saja kembali membesar tepat jam 12 malam. Hougu itu adalah hougu langka yang bernama Reiji Maigo.

Pada cerita selanjutnya, mereka bertemu tokoh-tokoh lainnya seperti Margery Dew, seorang Flame Haze yang dijuluki sebagai Choshi no Yomi te [Interpreter of Condolonce] dengan partnernya seorang Guze no Oh bernama Jyurin no Soga Marcosius yang Jinkinya berupa sebuah buku tua, kemudian Shikabane Hiroi bernama Lamies, dan seorang Flame Haze tertua yang bernama Khamsin yang dijuluki Giso no Karite dengan Partnernya Guze no Oh bernama Fubatsu no Senrei BEHEMOTH. Selain itu ada juga ibu Yuuji yang selalu mengajari Shana bernama Sakai Chigusa, Tentornya Shana dulu yang bernama Banjyo no Shite WIRHELMINA CARMEL dengan Parternya Mugen no Kantai TIAMAT, juga teman Yuuji yang sangat mencintai Yuuji dan terseret dalam jalinan pertarungan yang berbahaya ini, Yoshida Kazumi, beserta teman sekelas Yuuji lainnya yang ternyata menjadi anak buah Margery, Tanaka Eita dan Sato Keisaku.

Banyak sekali yang terjadi sampai semua teka-teki yang menjadi pertanyaan mulai terjawab satu persatu. Yang menarik untuk diikuti adalah kisah antara Shana-Yuuji-Kazumi. Shana merasa membutuhkan Yuuji, tapi Yuuji mulai jauh dari Shana, begitu Shana mengetahui Kazumilah yang merebut perhatian Yuuji darinya, ia pun memutuskan tidak akan kalah dari kazumi. Begitu juga kazumi, ia mengatakan akan mengatakan perasannya kepada Yuuji. Bagaimanakah perkembangan hubungan mereka bertiga selanjutnya? Dan bagaimanakah dengan masa lalu shana? Tomogara seperti apakah yang akan mengincar mereka selanjutnya? Tontonlah animenya segera, dan nikmati ceritanya, oce?
_________________________________________
 Yup.....seperti itulah cerita anime sekarang..klo ad yang ingin lebih tau karakter mereka...tunggu postingan selanjutnya ya.....doomo arigatoo gozaimasu..karena kalian sudah membacanya...sayonara..n see u next tem...gya ganbatte..hehehehe